Pasangan Mangku Pastika-Puspayoga Dielukan Masyarakat Karang Asem Bali

Pasangan Mangku Pastika-Puspayoga Dielukan Masyarakat Karang Asem Bali
Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Thursday, 20 March 2008
Infokom-Media PDI Perjuangan “ Kegiatan HUT ke-35 PDI Perjuangan di Kab. Karang Asem, dihadiri DPP PDI Perjuangan Sony Keraf, Ketua DPC GD DANA, Ketua Tim Pemenangan Pastika-Puspayoga, Pengelisir Puri Gede AA BGS Ngurah Agung dan mantan BPTI Karang Asem, dan pasangan Cagub PDI Perjuangan Bali dan ribuan massa

Sony Keraf, Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Pengabdian Mayarakat mengatakan DPP PDI Perjuangan mengatakan, DPP PDI Perjuangan merekomendasikan pasangan Mangku Pastika (MP) sebagai profisional diharapkan mampu menjaga keamanan. Sehingga pariwisata dapat berjalan bagus dan menjamin tersedianya lapangan kerja. Didampingi Puspayoga yang telah berpengalaman”

“Birokrasi diharapkan mempu membawa birokrasi melaksanakan program yang telah di rancangkan,” papar Sony Keraf.

DPC PDI Perjuangan Karang asem mengatakan kedatangan Cagub/Cawagub Bali Komjen Mangku Pastika-DRS.AA.NGR Puspayoga disambut 12 ribu massa terbukti, mereka menggiring Mangkupastika-Puspayoga berjalan ke gedung kesenian Amlapura Karang Asem

Saking banyaknya masyarakat yang hadir praktis membuat jalan lumpuh dan di padati masyarakat yang ingin melihat dari dekat figure yang kini popular itu, bahkan, ketika acara HUT ke-35 PDI Perjuangan mulai berlangsung, tak mampu lagi menampung luapan kader dan masyarakat yang begitu anstusias.

Menurut Ketua DPC GD Dana, kehadiran yang membludak ini tidak hanya untuk menghadiri HUT ke-35 PDI Perjuangan melainkan ingin bertemu langsung dengan Patika-Puspayoga lebih jauh, Dana mengungkapkan rumah-rumah yang begitu bagus, di lereng gunung dan pinggiran kota amlapura yang sekitar ini berdiri tidak lepas dari sector pariwisata,  “Banyak putra-putri karang asem yang merantau dan bekerja, disektor pariwisata. Dan inilah percikan kue pariwisata itu,” terang Dana lantang dipanggung.

Terhadap  paparan Dana dan Sony Keraf,  Mangu Pastika dan Puspayoga yang berdaulat di panggung mengakui bahwa dalam banyak hal masyarakat belum banyak merdeka, Diantaranya dari kemiskinan dan pengangguran, belum mampu mengobati penyakit karena alasan ekonomi sehingga banyak yang gantung diri karena frustasi dan belum merdeka dari buta huruf.

http://www.pastikayoga.org/

Advertisements

%d bloggers like this: